TUGAS LAPORAN MAKALAH IPA
Polusi dan Macamnya

Disusun Oleh :
Dadan Juanda
Kelas : XI-TKJ-A
SMK TEKNOLOGI INDUSTRI PEMBANGUNAN CIMAHI
Jl.Haji Bakar
No.18b Cimahi Selatan
Polusi dan macamnya
Pengertian polusi atau pencemaran
lingkungan menurut UU RI Nomor 23 Tahun 1997 adalah masuknya atau dimasukannya
makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh
kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu sampai
menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya.
Menurut UU pokok pengolahan lingkungan hidup Nomor 4 Tahun 1982 yanga dapat
menyebakan polusi di sebut sebagai polutan.
Polusi dapat dibedakan berdasarkan tempat
terjadinya, macam bahan pencemarnya, dan tingkat pencemaran. Berdasarkan tempat
terjadinya, polusi terdiri dari polusi udara, air, dan tanah. Berdasarakan
bahan pencemarnya, polusi dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Polusi
karena bahan fisik
Polusi karena bahan fisik adalah polusi yang disebabkan
oleh bahan pencemar fisik, yaitu berupa bahan-bahan yang sukar hancur.
Contoh : alumunium, plastik, kaca, dan
karet sintesis.
2. Polusi
karena bahan kimia
Polusi karena bahan kimia adalah polusi yang disebabkan oleh
bahan pencemar kimia.
Contoh :zat radioaktif, logam (Hg, Pb, As,
Cr, dan Cd), detergen, minyak, pupuk anorganik dan pestisida.
3. Polusi
karena bahan biologi
Polusi karena bahan biologi adalah polusi yang disebabkan
oleh pencemar biologi berupa mikroorganisme.
Contoh : Salmonella thyposa, Escheruchia
coli, dan Entamoeba coli.
Polusi udara
1.
Definisi dan sumber polusi udara
Polusi udara adalah kehadiran satu
atau lebih substansi kimia, biologi, atau fisik di atmosfer dalam jumlah yang
dapat membahayakan manusia, tumbuhan, lingkungan abiotik, mengganggu estetika,
dan kenyamanan.
Berdasarkan
asal/sumbernya, polusi udara dapat berasal dari dalam dan luar lingkungan.
a.
Indoor pollution,yaitu polusi udara yang terjadi di
dalam ruangan, polusi udara yang terdapat di dalam ruangan bersumber dari
kegiatan manusia.
Contoh : bahan-bahan banguan, senyawa
pembersis, asap rokok, Perapian, kompor, gas, produk perawatan tubuh, dan
sebagainya.
b.
Outdoor pollution,
yaitu polisi
udara yang terjadi di luar ruangan, polusi udara yang terdapat di luar ruangan
dapat bersumberdari kegiatan manusia atau dari sumber alami.
Contoh : letusan gunung berapi, kebakaran
hutan, pembakaran bhan fosil, dan pembakaran bahan kendaraan bermotor.
2.
Emisi
Menurut Harisema pada tahun 1998 pencemarn udara diawali oleh adanya
emisi. Emisi merupakan jumlah ppolutan yang di kelurkanke udara dalam suatu
waktu, sebab-sebab emisi ada dua, yaitu:
a.
Proses alam
disebut biogenic emissios. Misalnya
gas metana (CH4) yang terjadi sebagai akibat
dekomposi bahan organik oleh bakteri pengurai.
b.
Kegiatan manusia
disebut anthropogenic emissions. Misalnya
hasil pembakaran bahan bakar fosil (bensin, solar, dan batu bara), pemakaian
zat-zat kimiayang disemprotkan ke udara.
3.
Jenis polutan udara
Polutan udara dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu poluan primer dan poluan sekunder.
a.
Polutan primer
Polutan primer adalah substansi pencemar yang langsung
ditimbulkan dari sumber polusi polutan ini bentuk dan komposisisnya sama dengan
ketuka dipancarkan.
Contoh : CO, CO2, SO,
hidrrokarbon, nitrogen oksida, dan berbagai partikel.
b.
Polutan sekunder
Polutan sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk
dari reaksi-reaksi polutan primer di atmosfer. Reaksi tersebut dapat terjadi
secara otomatis ataupun dengan bantuan katalisator, seperti sinar matahari.
Contoh : ozon, formaldehide, dan proxsy acyl nitrate
(PAN).
4.
Bahan polutan udara
polusi udara dapat berupa gas dan
partikel. Berikut contoh bahan-bahan polutan atau pencemar udara.
a. Gas H2S (Hidrogen
Sulfida)
Gas ini bersifat racun, terdapat
dikawasan gunung berapi dan dapat juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi
dan batu bara.
b.
Gas CO (Kabon
Monoksida)
Karbon monoksida adalah gas yang
tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Secara alami gas CO yang
dihasilkan dan masuk ke atmosfer lebih sedikit dibandingdengan yang dihsilkan
manusia. Dari kegiatan manusia, CO diproduksi dari proses pembakaran yang tidak
sempurna dari bahan yang mengandung karbon.
c.
Gas CO2(Karbon Dioksida)
Gas ini dihasilkan dari peoses
pembakaran mesin kendaraan bermotor dan industri. Polutan ini dapat menaikan
suhu udara, sebab CO2dapat melewati
cahaya ultraungu dan cahya tampak, tetapi menahan cahaya inframerah yang
seharusnya dipantulkan. Peristiwa ini dikenal dengan efek rumah kaca (gren house effect).
d.
CFC (Chloro fluoro carbon)
CFC
biasanya digunakan sebagai bahan pendingin pada AC dan kulkas, CFC dipergunakan
sebagai aerosol pada penyemprotan rambut, pengharum, dan pembasmi serangga.
e. Bahan
radioaktif
Polutan
udara dapat berupa dapat berasal dari radiasi bahan radioaktif, seperti nuklir,
materi radioaktif ini akan terakumulasi di dalam tanah, air, hewan, tumbuhan,
dan manusia dapat menyebabkan mutasi, kelainan gen, dan kematian.
f.
Partikel SO2 dan NO2
Kedua
partikel ini bersama dengan partikel cair membentuk embun, membentuk awan dekat
tanah yang dapat menggangu pernapasan.
g. Partikel
padat
Partikel
padat berupa bakteri, jamur, virus, bulu, dan tepung sari dapat menggangu
kesehatan.
h. Batu
bara
Batu
bara yang mengandung sulfur melalui pembakaran akan menghasilkan sulfur
dioksida. Sulfur dioksida bersama dengan nitrogen oksida, oksida, oksigen, dan
sinar matahari dapat menghasilkan asam sulfat. Asam ini membentuk kabut dan
suatu saat akan jatuh sebagai hujan asam yang disebut hujan asam.

Hujan
Asam
i.
Suara
Polusi
suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru
mesin pabrik, radio, dan sebagainya sehinga mengganggu pendengaran. Tingkat
kebisingan terjadi jika intensitas bunyi melampaui 50 desibel (dB). Berikut
adalah tabel tingkat kebisingan.
|
Tingkat
Kebisingan
|
dB
|
Contoh
|
|
-
|
0
|
Batas ambang dengar
|
|
Amat sangat tenang
|
10-20
|
Suara daun bergerak
|
|
sangat tenang
|
30-50
|
Suara orang bercakap normal
|
|
Bising
|
60-70
|
suara orang berteriak, suara pembersihan
vakum
|
|
sangat bisisng
|
80-90
|
suara
sirene, suara mesin diesel, suara blender, dan sejenisnya
|
|
Menulikan
|
100-120
|
Suara pesawat jet, suara halilintar,
suara mesin traktor, dan sejenisnya
|
|
Amat sangat menulikan
|
>120
|
suara mesin roket
|
Dari
penyusunanmakalahini kami menyimpulkanbahwaudaraadalahkomponen yang
sangatpentingbagikehidupanmakhlukhidup, terutamamanusia.Namun,
seiringlajuglobalisasisemakinsulitmendapatkanudarasehatdarialambebasterutama di
kota-kotabesar.
II. Saran
Sebagailangkahmengurangipolusiudara,
kitaharusmengurangipenggunaankendaraanbermotoruntukhalyang tidakterlalupenting,
penanamanpohonuntukpenghijauan, penggunaanteknologiramahlingkungandan yang pastikitaharusmenjagalingkungan demi
kelangsunganhidupsehatkitadangenerasipenerus.